ADRO siapkan tiga lini bisnis baru
Adaro Energy Indonesia (ADRO) menyiapkan tiga lini bisnis baru untuk menjaga kinerja keuangan seiring tuntutan transisi energi di level global dan domestik. Ketiga linis bisnis baru itu adalah energi terbarukan, pertambangan mineral, serta industri baterai, mobil listrik, dan industri lain. Saat ini, perseroan menyiapkan bisnis-bisnis baru sehingga ketika cadangan batu bara semakin menurun, ADRO memiliki bisnis baru untuk menjaga EBITDA dan kinerja keuangan ke depan. Dengan rata-rata produksi batu bara perusahaan sekitar 50-60 juta ton per tahun dan bila mendapat perpanjangan konsesi dua kali sepuluh tahun ke depan, cadangan batu bara nantinya diperkirakan mendatar dan kemudian turun. Sementara itu, ADRO memiliki waktu 10 tahun ke depan untuk membangun pembangkit listrik tenaga angin, surya, dan air. Saat ini, perseroan melalui Adaro Aluminium Indonesia juga tengah membangun smelter aluminium ramah lingkungan di Green Industrial Park Indonesia, Kalimantan Utara.