Kembali
BBNI - Bank Negara Indonesia

BBNI yakin KPR tumbuh di atas 9% di tahun 2016

08 September 2016

Bank Negara Indonesia (BBNI) meyakini pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dapat mencapai dua digit atau di atas 9% tahun 2016, salah satunya karena turunnya uang muka dan diperbolehkannya inden untuk rumah kedua. Menurut perseroan, meskipun hanya tersisa empat bulan menuju tutup tahun, relaksasi ketentuan nilai pinjaman dari aset (loan to value/LTV) kredit perumahan akan meningkatkan permintaan nasabah. Secara tahunan pertumbuhan KPR BNI pada Agustus 2016 hanya mencapai 7% YoY. Sasaran utama BNI di pasar KPR adalah nasabah yang berniat membeli rumah pertama. Rata-rata penyaluran kredit per nasabah atau "ticket size" untuk KPR BNI mencapai Rp 350 juta-Rp 400 juta. Namun dengan perluasan peruntukan inden hingga rumah kedua, nasabah BNI diperkirakan akan mulai investasi untuk kredit rumah kedua.

Related Research

Banking & Finance
BBNI - Gaining momentum from recovery
Devi Harjoto, Alfiansyah 03 Oktober 2022 Lihat Detail
Banking & Finance
BBNI - Inline 1Q26 earnings; QoQ spike, on provision sharp drop
Akhmad Nurcahyadi 06 Mei 2026 Lihat Detail
Banking & Finance
BBNI - Solid start to facing any uncertainty surprise
Akhmad Nurcahyadi 05 Mei 2023 Lihat Detail