Kembali
BBNI - Bank Negara Indonesia

Total Aset BBNI naik 12.5%, DPK naik 21.4%

02 November 2020

Hingga akhir September 2020, total aset Bank Negara Indonesia (BBNI) tumbuh 12,5% YoY mencapai Rp 916,95 triliun dikontribusi oleh pertumbuhan Dana pihak ketiga (DPK) yang meningkat sebesar 21,4% YoY menjadi Rp705,1 triliun. Upaya menghimpun DPK dilakukan dengan menjadikan dana murah (CASA) sebagai prioritas utama agar dapat terus menekan cost of fund. Saat ini CASA perseroan berada di level 65,4% dengan cost of fund 2,86%, atau membaik 30 bps dibandingkan posisi yang sama tahun lalu sebesar 3,24%. DPK tersebut menopang penyaluran kredit BBNI yang tumbuh 4,2% YoY menjadi Rp 582,4 triliun hingga 9M20. Hingga 20 Oktober 2020 BBNI telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp 21,1 triliun, yang mayoritas (70%) disalurkan pada segmen kecil terutama melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga akhir September 2020, BNI telah menyalurkan KUR senilai Rp 15,05 triliun dan disalurkan untuk 170.569 debitur. KUR BNI ini tersalurkan pada berbagai sektor ekonomi, antara lain ke sektor pertanian sebesar Rp 3,95 triliun, sektor perdagangan Rp 7,37 triliun, sektor jasa usaha Rp 2,44 triliun, serta untuk sektor industri penlahan senilai Rp 1,08 triliun. Dari sisi restrukturisasi kredit hingga akhir September 2020, BBNI telah memberikan restrukturisasi kredit sebesar Rp 122,0 triliun atau 22,2% dari total pinjaman yang diberikan, kepada 170.591 debitur, yang mayoritas adalah debitur sektor perdagangan, restoran,dan hotel, sektor jasa usaha, serta manufaktur.

Related Research

Banking & Finance
BBNI - Expecting another solid performance in ‘24F
Akhmad Nurcahyadi 07 Februari 2024 Lihat Detail
Banking & Finance
BBNI - 1H25 earnings below expectation
Akhmad Nurcahyadi 29 Juli 2025 Lihat Detail
Banking & Finance
BBNI - Gaining momentum from recovery
Devi Harjoto, Alfiansyah 03 Oktober 2022 Lihat Detail