Back
BBTN - Bank Tabungan Negara (Persero)

BBTN turunkan suku bunga KPR, ingin fokus bisnis di sektor pembiayaan perumahan

17 October 2014

Bank Tabungan Negara (BBTN) ingin menjadi perbankan nasional yang memiliki fokus bisnis di sektor pembiayaan perumahan, karena kebutuhan rumah di Indonesia masih sangat besar. Saat ini BTN telah menjadi perbankan yang fokus menyalurkan pembiayaan kredit pada UMKM. Dengan menjadi perbankan fokus pembiayaan perumahan, maka kebiasaan tersebut akan terhenti. Dalam regulasi BI, Bank fokus tak wajib membiayai UMKM 10%-20%. Perhitungan LDR disesuaikan. Selain itu untuk menjadi bank fokus BTN tidak perlu lagi menambahkan penanaman modal. Bank Tabungan Negara (BBTN) tidak mempermasalahkan munculnya kembali wacana penggabungan bisnis bank BUMN, karena itu merupakan kewenangan pemerintah. Wacana merger tersebut tidak menjadi masalah karena yang menjadi strategi bisnis BTN adalah fokus di pembiayaan perumahaan. Saat ini jumlah pasokan terhadap kebutuhan perumahan masyarakat Indonesia (backlog) masih sangat besar mencapai 15 juta unit. Bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bank Tabungan Negara (BBTN) saat ini rata-rata dipatok di kisaran angka 11% dengan jangka waktu maksimal 25 tahun. BTN berencana menurunkan suku bunga KPR sejalan penurunan suku bunga deposito.

Related Research

Banking & Finance
BBTN - Below than expected 1H24 result
Akhmad Nurcahyadi 01 August 2024 See Detail
Banking & Finance
BBTN - FY25 earnings above; expect CoF to stay low
Akhmad Nurcahyadi 20 February 2026 See Detail
Banking & Finance
BBTN - Flat 1H23 earnings; expects stronger 2H23
Akhmad Nurcahyadi 24 July 2023 See Detail