AKRA mengalokasikan belanja modal Rp 500-600 miliar tahun depan
Meskipun harga minyak dunia mengalami penurunan hingga di bawah USD 40 per barel, AKR Corporindo (AKRA) optimistis kinerja hingga akhir tahun akan relatif baik. Perseroan menargetkan volume penjualan BBM naik 20% sepanjang tahun ini dan dapat mempertahankan pertumbuhan margin sekitar 20-25% YoY. Untuk mendukung kinerja, AKRA pada tahun ini telah menyerap belanja modal senilai Rp 300 miliar dari total alokasi Rp 500 miliar. Sebagian besar dana digunakan untuk pembangunan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Selain itu, ekspansi perseroan dalam kawasan industri Java Integrated Industrial Port Estate (JIIPE) yang berada di Gresik, Jawa Timur, juga ditingkatkan. Hingga saat ini, pendanaan yang sudah dikeluarkan untuk proyek JIIPE mencapai Rp3,6 triliun dari total nilai investasi tahap pertama sebesar Rp 7-8 triliun. AKR Corporindo (AKRA) mengalokasikan belanja modal sekitar Rp 500-600 miliar tahun depan. Capex akan digunakan untuk penambahan terminal baru, pembangunan 22-25 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan penambahan sejumlah armada kapal laut. Anggaran capex ini tidak termasuk pengembangan infrastruktur dasar Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).