ASII perbesar portofolio bisnis jalan tol, ekspansi jalan tol Rp2,7 triliun
Astra International (ASII) melalui anak usahanya, Astra Tol Nusantara (Astra Infra), mengeluarkan dana ekspansi Rp2,7 triliun tahun ini. Anggaran tersebut terdiri atas pendanaan akuisisi jalan tol Surabaya-Mojokerto senilai Rp1,7 triliun dan belanja modal sebesar Rp1 triliun. Astra Infra telah menandatangani perjanjian jual beli saham Jasa Marga Surabaya Mojokerto (JSM) dengan Wijaya Karya (WIKA) yang mengalihkan 20,35 saham dan PT Moeladi 24,2% saham. Akuisisi ini akan membuat kepemilikan Astra Infra atas JSM meningkat menjadi 44,5%. Astra International (ASII) melalui Astra Infra, terus memacu bisnis jalan tol melalui ekspansi organik dan anorganik pada 2019. Saat ini perseroan tengah menyelesaikan proyek tol Serpong-Kunciran yang merupakan bagian dari JORR (Jakarta Outer Ring Road) 2. Dengan demikian, sepanjang tahun ini perseroan akan memiliki 6 ruas tol. Sementara itu, yang terbaru, Astra Infra melalui Astra Tol Nusantara, mengakuisi 44,5% saham PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM), pemegang konsesi jalan tol Surabaya-Mojokerto sepanjang 36,3 km. Langkah tersebut merupakan upaya Astra Infra untuk memperkuat portofolio investasi di ruas tol Trans-Jawa.