BBTN targetkan pertumbuhan kredit 20% YoY pada 2018
Bank Tabungan Negara (BBTN) menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 20% YoY pada tahun 2018, dengan porsi kredit KPR subsidi dan KPR non subsidi masing-masing sebesar 60% dan 40%. Adapun perseroan telah menyiapkan sejumlah opsi pendanaan dalam penyaluran kredit pemilikan rumah guna mendukung program Satu Juta Rumah yakni menerbitkan obligasi subordinasi, melakukan sekuritisasi aset atau Efek Beragun Aset Surat Partisipan (EBA SP), serta meningkatkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) dengan target pertumbuhan sebesar 22%-23%. Sementara itu, KPR subsidi diprediksi tumbuh sebesar 35% YoY sedangkan KPR non subsidi bisa tumbuh 12% YoY pada tahun 2018. Bank Tabungan Negara (BBTN) akan menambah skema baru dalam penyaluran kredit perumahan tahun depan yaitu Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) yang baru saja diluncurkan oleh Kementerian PUPR. Adapun BP2BT merupakan bantuan pembiayaan KPR ke longan masyarakat berpenghasilan rendah yakni di bawah Rp3 juta per bulan. Program tersebut mendorong masyarakat untuk menabung selama 6 bulan dan menyiapkan uang muka sebesar 5% untuk membeli rumah.