Kembali
INTP - Indocement Tunggal Prakarsa

CIMB (YU) Recommend Outperform INTP - TP 20,000

Tidak terpengaruh oleh kenaikan harga gas r Kepekaan pendapatan Indocement terhadap kenaikan gas relatif rendah, berdasarkan kalkulasi CIMB (YU). Permintaan yang cukup tinggi saat ini dan efisiensi struktur biaya energi perusahaan membuatnya menjadi kekuatan untuk melawan potensi dampak pada marjin. r YU menyesuaikan forecast dengan menggabungkan biaya gas yang baru dan sedikit mengubah EPS FY12. Hal ini tidak mengganti target harga (berdasarkan 13,5x CY13) ataupun peringkat Outperform. r Apa yang Terjadi PGN berencana menaikkan tarif gas hingga 55% menjadi US$10.2/mmbtu dari sebelumnya US$6.6/mmbtu. Keputusan PGN dibuat demi menyesuaikan kenaikan biaya. Tarif baru mulai berlaku efektif tanggal 12 Mei. r Apa yang CIMB (YU) Pikirkan Melihat pengaruh gas yang kecil pada total COGS, INTP seharusnya tidak terpengaruh secara signifikan oleh kenaikan harga gas. YU mengestimasikan COGS akan naik sekitar 0,9% dari estimasi sebelumnya (dengan asumsi kenaikan tarif gas sebanyak 5%). Biaya gas hanya memberikan pengaruh 3% pada total COGS (7% dari energy cost). Dan, meski perseroan tersebut merupakan satu-satunya produsen gas, struktur biaya INTP sepertinya masih cukup efisien. Misalnya, energy cost/COGS dari INTP menunjukkan angka terendah dibandingkan tiga produsen semen lainnya di Indonesia. r Apa yang Harus Anda Lakukan Karena tidak terpengaruh besar oleh kenaikan harga, perseroan masih menjadi tempat investasi terbaik untuk sektor ini, menurut opini YU. Pertumbuhan volume INTP hingga April 2012 menunjukkan angka yang tertinggi di antara 3 pemain besar lainnya mengingat kapasitas yang mencukupi dan pertumbuhan yang lebih rendah di tahun 2011. Peningkatan berkelanjutan pada profitabilitas diikuti oleh kinerja kuartal I/2012 yang baik dapat dijadikan sebagai katalis bagi nilai saham. r CIMB (YU) memberikan rekomendasi Outperform INTP dengan target harga Rp 20.000 Rekomendasi : SMGR : Neutral, TP 13.500; SMCB : Outperform, TP 3000

Related Research

Cement & Manufacturing
INTP - Waiting for momentum to bounce back
Devi Harjoto, Budi Rustanto 22 Agustus 2022 Lihat Detail
Cement & Manufacturing
INTP - Expecting improvement from recovery year
Devi Harjoto, Budi Rustanto 11 Mei 2022 Lihat Detail