Kembali
HMSP - HM Sampoerna

HMSP peroleh fasilitas pinjaman lebih dari 50% ekuitas dari Phillip Morris Finance SA

17 September 2015

Phillip Morris Finance SA akan memberikan pinjaman kepada perusahaan afiliasinya, HM Sampoerna (HMSP) maksimal sebesar Rp 13,49 triliun. Aksi ini dalam rangka memenuhi peningkatan modal kerja dan pengelolaan dana HMSP. Pinjaman tahap I memiliki jangka waktu 24 bulan hingga 1 September 2025. HMSP memperoleh pinjaman melebihi 50% nilai ekuitasnya berupa fasilitas pinjaman (uncommitted revolving loan facility) dari Philip Morris Finance SA (PM Finance), perusahaan terafiliasi yang bermarkas di Swiss. Manfaat dari transaksi ini adalah tidak adanya mekanisme penjaminan, potensi suku bunga yang rendah, serta likuiditas dan kemudahan proses. Pinjaman ini akan memiliki jangka waktu 24 bulan setiap penarikan dana. Mekanisme suku bunganya akan disamakan atau lebih rendah dibanding bank asing yang beroperasi di Jakarta. Setelah memperoleh pinjaman, HMSP akan bergantian memberi pinjaman kepada PM Finance. Nilai pinjaman ke PM Finance ini tak akan melebihi 100% laba bersih perseroan. HMSP diasumsikan memiliki potensi kelebihan dana pada awal tahun 2016. Apabila proses penerbitan saham baru berjalan dengan lancar, maka dana yang dapat dipinjamkan adalah Rp 10,02 triliun dari laba bersih perseroan pada semester I yang disetahunkan. Saat ini, HMSP tengah dalam proses penambahan jumlah saham publik atau free float. Rencananya HMSP akan melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue 267,72 juta saham baru atau setara 5,8% modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan demikian saham publik HMSP akan meningkat jadi 7,62% dan kepemilikan PT Philip Morris Indonesia turun menjadi 92,38%.

Related Research

Cigarette
HMSP - Pinning hopes on improving economy
Devi Harjoto 10 Agustus 2022 Lihat Detail
Cigarette
HMSP - Pinning hopes on demand improvement
Devi Harjoto, Alfiansyah 12 Mei 2022 Lihat Detail