Kembali
Kementrian Negara BUMN tak mempermasalahkan niat Bank Mandiri (BMRI)
Kementrian Negara BUMN tak mempermasalahkan niat Bank Mandiri (BMRI) yang akan melakukan secondary offering maupun penawaran umum terbatas (PUT) sebanyak 8 % saham baru. Aksi korporasi ini dilakukan dengan tujuan mendapat insentif pajak 5%. Pasalnya dengan rights issue maka porsi kepemilikan saham publik mencapai 40 %. Rencana ini sebenarnya sudah diajukan saat Kementrian BUMN dipimpin Sofyan Djalil. Namun baru sekarang bisa disetujui. Belum dapat dipastikan berapa target dana yang akan diserap dan kapan akan direalisasikan.