SMGR targetkan pabrik Rembang dan Padang selesai kuartal III-2016, tingkatkan capex
Semen Indonesia (SMGR) menaikkan alokasi belanja modal tahun ini menjadi Rp 7-11 triliun dari rencana semula Rp 5-7 triliun. Peningkatan capex menyusul rencana akuisisi pabrik semen di Vietnam, yang nilainya tidak lebih dari Rp 2,2 triliun. Kenaikan capex juga disebabkan bertambahnya rencana ekspansi perseroan di regional maupun domestik. Saat ini, SMGR tengah melakukan finalisasi akuisisi pabrik semen greenfield dengan salah satu perusahaan di Vietnam. Pabrik tersebut memiliki kapasitas di bawah 2 juta ton. Selain di regional, perseroan juga berencana membangun pabrik di Aceh dengan kapasitas 2-3 juta ton per tahun. Bila pabrik greenfield memerlukan investasi sekitar USD 150 per ton, pabrik di Aceh akan membutuhkan investasi sekitar USD 300-450 juta. Semen Indonesia (SMGR) menargetkan pabrik Indarung di Padang dan Rembang selesai sesuai jadwal. Saat ini, proses pembangunan pabrik tersebut telah mencapai 34%. Kedua pabrik dijadwalkan selesai pada kuartal III-2016. Tambahan produksi dua pabrik tersebut akan menambah total produksi dari saat ini 31,8 juta ton menjadi 37,8 juta ton per tahun.