Back
BMRI - Bank Mandiri (Persero)

BMRI akan investigasi status pailit debiturnya, yaitu PT. Rockit Aldeway

16 February 2016

Bank Mandiri (BMRI) menyatakan sedang melakukan investigasi terkait status pailit debiturnya, PT Rockit Aldeway oleh Pengadilan Niaga (PN) Jakarta Pusat pada Kamis (11/2). BMRI tengah menyiapkan gugatan perdata dan pidana kepada Rockit karena dinilai telah merugikan Bank Mandiri. Rockit Aldeway, salah satu perusahaan bidang bahan bangunan, menerima kucuran kredit dari Bank Mandiri sebesar Rp 250 miliar. Menurut Bank Mandiri, Rockit tidak mengungkapkan adanya kreditur separatis lain, selain kreditur perbankan, saat menandatangani kredit dengan Bank Mandiri. Nama kreditur separatis muncul pada saat Rockit mengajukan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU). Jumlah kreditur yang tercatat itu berjumlah 13 kreditur dengan total tagihan Rp 1,26 triliun. Salah satu dari ke-13 kreditur itu bernama Trilium Global Pte Ltd dengan nilai tagihan USD 74,86 juta, setara Rp 1,02 triliun. BMRI menggugat keabsahan dari 13 kreditur yang tiba-tiba muncul. Langkah gugatan perdata dan pidana yang rencananya akan dilayangkan kepada Rockit Aldeway ini tidak akan menunggu selesainya proses investigasi. Bank Negara Indonesia (BBNI) termasuk salah satu bank yang menjadi kreditur Rockit dengan nilai tagihan sekitar Rp 170 miliar.

Related Research

Banking & Finance
BMRI - FY22 result beats estimates
Akhmad Nurcahyadi 01 February 2023 See Detail
Banking & Finance
BMRI - Flat 5M25 earnings, yet strong in May25; in line
Akhmad Nurcahyadi 30 June 2025 See Detail
Banking & Finance
BMRI - Stable earnings improvement continues
Akhmad Nurcahyadi 07 September 2023 See Detail