WIKA siapkan Rp6,9 triliun untuk masuk ke sektor bandara
Wijaya Karya (WIKA) akan mengeluarkan total belanja modal senilai Rp6,9 triliun untuk bisnis baru di bidang penyelenggaraan kebandarudaraan. Perseroan masuk ke bisnis bandara bersama PT Angkasa Pura I dan Incheon International Airport Corporation. Di dalam Konsorsium A1-IIAC-WIKA tersebut, WIKA mendapat kepemilikan saham sebesar 19%, Incheon 30%, dan Angkasa Pura I 51%. Adapun, WIKA berencana membayarkan modal sekitar Rp110 miliar ke dalam konsorsium pada 2022 dan sisanya akan dibayarkan pada 2023 dan 2024. Saat ini perseroan tengah dalam tahap membentuk badan usaha pelaksana yang diharapkan dapat terbentuk pada akhir November 2021 dan berlaku efektif pada April 2022. Bisnis yang dijalankan WIKA di bidang kebandarudaraan ini meliputi bisnis pengelolaan bandara termasuk melakukan renovasi terminal yang sudah ada sekaligus mengelola kar di Bandara Hang Nadim di Batam masa pengelolaan 25 tahun dengan sistem profit sharing. Dengan lini usaha baru ini WIKA diharapkan dapat menambah portofolio proyek strategis serta potensi mendapat pendapatan berulang.