Back
Retailers

ACES - Seeing the light at the end of the tunnel

Devi Harjoto, Alfiansyah 04 April 2022

Laba bersih ACES berkurang 3,93% YoY pada 2021 menjadi Rp704,4 miliar Berharap dari sinyal baik pemulihan daya beli sepanjang tahun ini Rekomendasi “BUY” dengan target harga Rp1.340 per saham Pertumbuhan kuartalan yang sangat solid Laba bersih ACES turun 3,93% YoY pada 2021 menjadi Rp704,38 miliar (+730,9% QoQ). Penurunan laba bersih YoY tersebut didorong oleh berkurangnya net sales 11,7% YoY pada 2021 menjadi Rp6,54 triliun. Sementara itu, GPM relative stabil pada 49,1% pada 2021 ditengah penurunan beban pokok yang sebanding dengan pendapatan yakni -11,3% YoY. Kemudian, beban operasional turun 13,6% YoY pada 2021 ditengah penurunan beban gaji karyawan. Sehingga, margin operasional naik dari 11,5% pada 2020 menjadi 12,0% pada 2021. ACES memcatatkan penurunan pendapatan membership 22,2% YoY pada 2021, tetapi rugi kurs pada 2020 berhasil dibalik menjadi laba kurs senilai Rp4,86 miliar. Dari neraca, berhasil mempertahankan posisi net cash pada 2021. Segmen home improvement dan lifestyle masih berkurang YoY Kami menilai penurunan penjualan ACES YoY sepanjang 2021 masih terdampak dari pembatasan sepanjang 3Q21, yang berdampak terhadap 75% gerai di Jawa-Bali. Namun, kami memandang secara QoQ, rebound telah solid pada 4Q21 seiring dengan pelonggaran mobilitas sejalan dengan momen natal dan tahun baru. Adapun, secara segmentasi, penurunan didorong oleh segmen home improvement yang turun 12,5% YoY pada 2021, sehingga kontribusinya sedikit berkurang dari 53,7% pada 2020 menjadi 53,0%. Diikuti, oleh segmen lifestyle yang juga turun 12,6% YoY pada 2021, dengan kontribusi yang juga menurun dari 41,2% pada 2020 menjadi 40,7%. Sementara itu, segmen mainan anak justru tumbuh 10,1% YoY pada 2021 pada 2021, dengan kontribusi meningkat dari 5,1% menjadi 6,3 % pada, ditengah pola pembelajaran hybrid lebih banyak untuk kegiatan di rumah. Perbaikan daya beli dan perayaan lebaran mendorong performa Kami memproyeksi pertumbuhan ACES dapat mencapai 17% YoY pada tahun 2022, ditengah perbaikan ekonomi dan daya beli, serta tidak adanya pembatasan di pusat perbelanjaan ditengah pandemi yang kian terkendali. Perbaikan daya beli konsumen terlihat sejak pada awal tahun, dan kami melihat adanya perayaan Lebaran pada 2Q22 dapat mendorong penjualan, yang juga terlihat dari IKK yang mencapai 113,1 dan juga indeks penjualan ritel yang mencapai 202,8 pada Februari 2022, yang kami prediksi akan berlanjut pada 2Q22 ditengah perayaan lebaran. Selain itu, kami memperkirakan pembukaan target 15 gerai yang berlokasi di kota-kota besar Surabaya, Bandung, Depok dan Bogor. Hingga 2M22, ACES telah menambah 2 gerai. Selain pembukaan gerai, ACES akan terus mengoptimalisasi penjualan via kanal digital seperti e-commerce, ruparupa.com, website dan aplikasi. Adapun, menurut kami, persaingan untuk gerai perabot rumah tangga yang masih terbatas. Juga, sasaran pasar yang mengedepankan segmen menengah yang daya belinya juga cukup kuat. Rekomendasi BUY ditengah kontinuitas ekspansi dan neraca yang kuat Kami merekomendasikan “BUY” saham ACES ini dengan target harga Rp1.340 per saham, yang merefleksikan PE 2022E sebesar 23,19x. Adapun, pertimbangan rekomendasi kami berdasarkan 1) pemulihan ekonomi yang tengah berjalan; 2) pembukaan gerai baru; 3) memperluas kanal penjualan online dan juga penjualan alat kesehatan sehingga membantu pendapatan; 4) produk yang unik terutama dari segmen ‘home improvement’ yang dianggap sebagai kebutuhan primer bagi konsumen kelas menengah dan 5) neraca dan likuiditas yang kuat. Di sisi lain, kami melihat beberapa factor yang dapat membatasi kinerja ACES antara lain 1) inflasi sehingga membuat daya beli rentan dan 2) adanya volatilitas dolar AS.

Download

Related Article

ACES - Ace Hardware Indonesia
CIMB (YU) Recommend Maintain NEUTRAL ACES - TP 9200
See Detail
ACES - Ace Hardware Indonesia
ACES bukukan laba bersih 2019 Rp1,04 triliun
23 April 2020 See Detail
ACES - Ace Hardware Indonesia
ACES buka gerai di Makasar
17 October 2014 See Detail