Back
Aneka Tambang (ANTM) segera mencairkan pinjaman senilai USD 117 juta
Aneka Tambang (ANTM) segera mencairkan pinjaman senilai USD 117 juta dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC). ANTM akan menggunakan pinjaman tersebut untuk membiayai proyek chemical grade alumina (CGA) Tayan di Kalimantan Barat senilai USD 450 juta. Selain itu, perseroan juga akan menggarap proyek feronikel di Halmahera, Maluku Utara, dengan total investasi USD 1,6 miliar. Proyek Halmahera memiliki banyak partner dan PLN sudah berkomitmen investasi sekitar USD 600-700 juta untuk pembangkit listrik, sisanya (USD 900 juta) akan dibiayai pinjaman dan ekuitas, dengan porsi 65:35 atau 70:30. Sesuai rencana, pabrik feronikel berkapasitas 27 ribu ton per tahun.