ANTM jajaki Eropa untuk proyek Feronikel, akan terbitkan obligasi Rp 1 triliun tahun ini
Aneka Tambang (ANTM) memastikan rencana penerbitan obligasi sebesar Rp 1 triliun pada semester II-2013. Penerbitan obligasi tersebut merupakan sisa dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) sebesar Rp 4 triliun. Dana obligasi ini akan digunakan untuk proyek ekspansi nikel di Pomalaa. Kapasitas produksi tercatat masih sekitar 18.000-20.000 ton nikel dalam feronikel (TNi) per tahun dan ke depan diharapkan dapat meningkat menjadi 25.000-27.000 TNi per tahun. Nilai investasi proyek tersebut mencapai USD 580-590 juta. r Aneka Tambang (ANTM) memprioritaskan penyelesaian 3 proyek utama sebelum menggarap proyek penlahan dan pemurnian tembaga (smelter). Tiga proyek itu yakni Chemical Grade Alumina (CGA) yang berada di Tayan, Kalimantan Barat. Proyek kedua, ekspansi pabrik Feronikel Pomalaa Sulawesi Tenggara, serta proyek Feronikel Halmahera Timur. Pengerjaan proyek CGA sudah mencapai 95,7% pada Juni 2013. Proyek ini diperkirakan commissioning pada Oktober. Ekspansi Pomalaa dijadwalkan selesai pada 2015 yang nantinya akan memiliki kapasitas produksi sekitar 30 ribu ton. r Aneka Tambang (ANTM) menjajaki negara-negara di kawasan Eropa termasuk Finlandia dan Denmark untuk mendapat dukungan proyek Feronikel Halmahera Timur yang membutuhkan investasi US$1,6 miliar. Finlandia siap mendukung untuk keperluan pembangkit listrik di proyek tersebut, sementara Denmark siap mendukung untuk kebutuhan smelternya.