Back
INTP - Indocement Tunggal Prakarsa

UOB Kayhian (AI) - Cement Sector Commentary - Recommend OVERWEIGHT CEMENT SECTOR - Recommend BUY INT

Volume penjualan semen domestik mengalami pertumbuhan 14% YoY pada 5M10 menjadi 16.2 mt. Sementara itu penjualan semen domestik pada bulan Mei 10 mencapai 3.3 mt atau mengalami kenaikan 7% YoY. r Meskipun pertumbuhan penjualan bulan Mei sebesar 7% lebih rendah dibandingkan pada bulan April 12%, total penjualan semen pada 5M10 sebesar 16.2 mt masih sesuai dengan perkiraan 2010 sebesar 40 mt. Biasanya penjualan semen domestik mencapai 45% pada 1H, sementara sisanya sebanyak 55% akan dicatatkan pada 2H; hal ini karena makin banyak proyek infrastruktur yang dieksekusi pada 2H. r Penjualan ekspor mengalami pertumbuhan sebanyak 28% menjadi 1.1 mt pada 5M10 dari sekitar 1.5 mt pada 5M09. Hal ini terjadi karena : a) melemahnya aktivitas perekonomian karena meningkatnya kekhawatiran potensi krisis di Eropa dan b) lebih banyak ekspor dialihkan ke suplai lokal karena permintaan domestik yang positif. r Per 5M10, struktur pasar tetap sama dengan Semen Gresik tetap memimpin pangsa pasar sebanyak 43%, diikuti oleh Indocement sebanyak 31% dan Holcim sebesar 14%. Sementara itu 3 provinsi yang populasinya paling padat yaitu Jakarta, Banten, dan Jawa Barat masih menguasai 30% dari total penjualan domestik. r Meskipun tidak ada kejutan pada angka 5M10, UOB Kayhian (AI) mempertahankan rekomendasi OVERWEIGHT terhadap sektor ini dengan rekomendasi BUY bagi ketiga saham semen: Indocement (Harga Target: Rp19,200), Holcim Indonesia (Harga Target: Rp2,900) dan Semen Gresik (Harga Target: Rp9,550). r Selama 10 bulan berturut – turut, Bank Sentral mempertahankan suka bunga BI sebesar 6.5% (kemungkinan akan terus bertahan pada lavel ini hingga akhir 2010). Hal ini berarti sektor properti akan tetap upbeat. Penjualan semen lebih banyak akan dihasilkan pada beberapa bulan ke depan karena lebih banyak proyek infrastruktur dilaksanakan pada 2H. r Tidak ada perubahan bagi asumsi volume penjualan semen karena volume penjualan semen 5M10 sebesar 162 mt telah mencapai 41% dari perkiraan penjualan 2010 sebesar 40 mt. r Resiko yang dihadapi sektor semen : a) melemahnya perekonomian besar – besaran, b) kenaikan suka bunga, c) kenaikan biaya energi dan d) ketidakpastian pada proyek infrastruktur.

Related Research

Cement & Manufacturing
INTP - Waiting for momentum to bounce back
Devi Harjoto, Budi Rustanto 22 August 2022 See Detail
Cement & Manufacturing
INTP - Expecting improvement from recovery year
Devi Harjoto, Budi Rustanto 11 May 2022 See Detail