Back
SCMA - Surya Citra Media

SCMA catan laba bersih 2012 naik 0,03% , Merger SCMA dan IDKM dilakukan dengan rasio 1 : 0,481

Proses penggabungan (merger) Surya Citra Media (SCMA) dan Indosiar Karya Media (IDKM) dilakukan dengan rasio 1 : 0,481 dimana setiap 1 saham IDSR akan ditukar menjadi 0,481 saham SCMA. Rasio tersebut didasarkan pada nilai harga saham sebesar Rp 2.171 per saham untuk SCMA dan Rp 1.044 per saham untuk IDKM. Penilaian tersebut didasarkan pada harga penutupan pada 18 Februari 2013 sebesar Rp 2.250 per saham untuk SCMA dan Rp 1.082 per saham untuk IDKM. Dalam aksi merger IDKM akan melebur ke dalam SCMA. Pasca merger, saham SCMA akan tetap tercatat di Bursa Efek Indonesia, sedangkan saham IDKM akan delisting secara sukarela. Kapitalisasi pasar SCMA akan naik menjadi Rp 32,89 triliun pasca merger dari sebelumnya Rp 21,94 triliun dengan memperhitungkan tambahan kapitalisasi pasar dari IDKM sebesar Rp 10,03 triliun. Aksi merger akan meningkatkan free floating share SCMA sebagai holding company yakni sebanyak 3,73 juta saham free float. Kombinasi antara SCTV dan Indosiar akan mengukuhkan penguasaan (pangsa pasar) penonton SCMA sebesar 25,2% untuk all time, 24,3% untuk prime time, dan 25,7% untuk non prime time. Sementara total pendapatan SCMA tahun 2012 pasca merger akan naik menjadi Rp 3,27 triliun triliun dengan laba bersih sebesar Rp 1,17 triliun. Proses merger ditargetkan selesai pada 1 Mei 2013 dan tanggal efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ditargetkan dapat diperoleh pada 20 Maret 2013. Kedua perseroan akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk meminta persetujuan pemegang saham pada 5 April 2013. r Surya Citra Media (SCMA) mencatatkan laba bersih tahun 2012 naik 0,03% YoY menjadi Rp 913,01 miliar dari Rp 912,58 miliar di tahun 2011.

Related Research

Media
SCMA - Tailwind from improved ads spending
Devi Harjoto, Alfiansyah 27 May 2022 See Detail
Media
SCMA - Waiting for sunrise
Devi Harjoto 23 February 2024 See Detail
Media
SCMA - Waiting for the fruit to fall
Devi Harjoto, Alfiansyah 08 April 2022 See Detail